Sejumlah sekolah di Lampung kini tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan geladi bersih tes kemampuan akademik nasional (TKA) 2025. Kegiatan yang dimulai sejak 27 Oktober ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap aspek pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan lancar dalam sesi resmi pada bulan November mendatang. Geladi bersih ini sangat penting bagi siswa, karena dapat memberikan pengalaman langsung sebelum ujian sesungguhnya.
Dalam rangkaian kegiatan ini, 93.383 siswa dari berbagai SMA dan SMK di Lampung telah terdaftar sebagai peserta TKA. Dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT), geladi bersih diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang apa yang akan dihadapi oleh peserta saat ujian resmi. Ini juga menjadi momen penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah yang mungkin timbul selama pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan Geladi Bersih TKA di Lampung
SMKN 4 Bandar Lampung telah menjadi salah satu sekolah yang aktif dalam geladi bersih ini. Kepala sekolah, Dewi Ningsih, menyatakan bahwa simulasi berlangsung selama empat hari sampai 30 Oktober 2025. Seluruh proses berjalan lancar dan tanpa kendala, seperti yang disampaikannya pada Selasa, 28 Oktober 2025. Penggunaan sistem CAT memungkinkan siswa merasakan kondisi ujian yang sebenarnya, yang dapat mengurangi rasa cemas saat mengikuti ujian resmi nanti.
Pengalaman dari pelaksanaan geladi bersih ini juga menggambarkan pentingnya persiapan yang matang. Di SMKN 1 Bandar Lampung, misalnya, Kepala Sekolah Armina telah menyiapkan tujuh ruangan khusus untuk mendukung kegiatan ini. Dengan 456 siswa yang ambil bagian, suasana belajar menjadi lebih terarah hanya dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Ini menunjukkan betapa vitalnya infrastruktur pendidikan dalam mendukung proses belajar mengajar yang efektif.
Data dan Statistik Peserta TKA di Lampung
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan bahwa hingga akhir Oktober 2025, sebanyak 93.383 siswa dari total 107.366 siswa jenjang SMA dan SMK di Lampung telah terdaftar sebagai peserta TKA nasional. Peserta berasal dari 519 SMA dan 471 SMK di seluruh provinsi Lampung. Namun, disayangkan, ada 13.983 siswa yang tidak mengikuti TKA tahun ini karena sekolah mereka tidak terdaftar sebagai peserta. Jumlah tersebut merangkum 7.210 siswa dari 10 SMA swasta dan 6.773 siswa dari 6 SMK swasta.
Thomas menambahkan bahwa beberapa sekolah yang tidak ikut serta dalam TKA beralasan bahwa pelaksanaan ujian ini bukanlah suatu keharusan, dan kementerian pendidikan tidak mewajibkannya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesadaran dan pemahaman kualitas pendidikan di berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta.
Dengan berbagai fakta dan data di atas, jelas bahwa geladi bersih TKA ini memegang peranan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi ujian yang sesungguhnya. Melalui simulasi yang cermat, diharapkan siswa dapat lebih siap secara mental dan emosional, sehingga hasil ujian dapat maksimal. Akhir kata, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga tetapi juga memperkuat sistem pendidikan di Lampung untuk menjawab tantangan di masa yang akan datang.







