Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah baru saja meluncurkan Aplikasi Dapodik versi 2026.b pada pertengahan Januari 2026. Pembaruan ini merupakan langkah signifikan dalam pemutakhiran data untuk Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, dan seluruh satuan pendidikan diwajibkan untuk melaksanakan pembaruan ini.
Berbeda dari rilis sebelumnya yang hanya sifatnya tambalan, Dapodik 2026.b diperkenalkan sebagai installer penuh. Dalam hal ini, operator sekolah diminta untuk menghapus versi aplikasi lama sebelum menginstal yang terbaru, untuk menghindari masalah sistem dan konflik data.
Installer Penuh, Dapodik Lama Harus Dihapus
Penggunaan installer penuh ini merupakan langkah dari Kemendikdasmen untuk mencegah gangguan sistem dan konflik data. Jika operator tidak menghapus aplikasi sebelumnya, maka proses registrasi dan sinkronisasi dapat mengalami kegagalan. Dengan ini, Kemendikdasmen berharap setiap operator akan mengikuti prosedur instalasi yang telah ditetapkan agar pelaksanaan pendataan berjalan dengan baik dan data dapat tersimpan dengan aman di server pusat.
Pentingnya mengikuti langkah-langkah instalasi ini tidak bisa dianggap remeh. Kesalahan pada proses pendataan dapat berdampak buruk pada pencatatan banyaknya data pendidikan, yang pada gilirannya berpengaruh pada kualitas pendidikan itu sendiri.
Peningkatan Kualitas Data Pendidikan
Dapodik 2026.b tidak hanya menawarkan pembaruan teknis, tetapi juga fokus pada peningkatan kualitas dan akurasi data pendidikan nasional. Pembaruan ini menekankan aspek validasi, referensi pembelajaran, serta pendataan sarana pendukung sekolah yang lebih baik.
Beberapa penyesuaian penting dalam versi terbaru ini termasuk penyempurnaan mekanisme pengambilan data pada Dashboard PAUD HI dan penyesuaian aturan validasi yang secara khusus ditujukan untuk Sekolah Rakyat. Selain itu, ada juga pembaruan referensi buku yang kerja sama dengan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).
Pendataan infrastruktur sekolah seperti kelistrikan dan layanan internet juga menjadi perhatian dalam pembaruan ini. Dengan menambahkan elemen isian baru dan memperjelas tampilan, validasi diperlukan untuk memastikan data infrastruktur tercatat dengan akurat.
Pindahnya Proses Pendataan Peserta Didik Baru
Di dalam versi baru ini, perekaman peserta didik baru untuk jenjang PAUD dan SD tidak lagi dilakukan melalui aplikasi. Proses tersebut kini dialihkan ke laman resmi pemerintah sebagai bagian dari penataan sistem pendataan nasional yang lebih efisien.
Dengan langkah ini, diharapkan alur pendataan menjadi lebih sederhana dan konsistensi data antarplatform dapat meningkat. Pengalihan ini mencerminkan upaya untuk memperkuat sistem pendataan yang lebih terintegrasi dan mengurangi kesalahan dalam pencatatan.
Pentingnya Mengunduh dari Sumber Resmi
Penting bagi setiap operator sekolah untuk mengunduh aplikasi hanya dari situs resmi yang telah ditentukan demi keamanan data. File installer dan prefill tersedia di laman resmi yang telah diumumkan, dan tidak disarankan untuk mengunduh dari sumber yang tidak resmi, karena dapat berisiko tinggi terhadap kebocoran data atau gangguan sistem.
Proses Instalasi dan Registrasi yang Perlu Diperhatikan
Umumnya, proses pemasangan Dapodik 2026.b diawali dengan mengunduh installer resmi, dilanjutkan dengan instalasi ulang, lalu registrasi dapat dilakukan secara daring atau luring. Operator yang memilih jalur luring wajib memastikan prefill terbaru sudah benar-benar tersedia.
Setelah masuk ke aplikasi, operator diharuskan memilih Semester Genap 2025/2026, memverifikasi versi aplikasi telah diperbaharui menjadi 2026.b, dan melakukan input data sesuai dengan kondisi nyata sekolah sebelum melanjutkan ke tahap validasi dan sinkronisasi.
Menjaga Ketepatan Waktu dalam Pemutakhiran Data
Kementerian Pendidikan menetapkan batas akhir untuk pemutakhiran data prasarana, termasuk informasi mengenai tanah, bangunan, dan ruang, hingga 28 Februari 2026. Keterlambatan dalam proses sinkronisasi bisa berdampak pada kebijakan yang lebih luas, termasuk penyaluran dana dan tunjangan bagi para guru.
Oleh karena itu, seluruh operator sekolah perlu segera melakukan instalasi dan memperbarui data agar tidak mengalami kendala di masa mendatang. Kesadaran terhadap tenggat waktu ini sangat penting untuk menjaga kelancaran proses administrasi dan kondisi sekolah.







