Penerimaan calon mahasiswa baru (Camaba) menjadi salah satu momen penting dalam dunia pendidikan tinggi. Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) baru-baru ini mengadakan sosialisasi untuk mempersiapkan siswa-siswa di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Assahil yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Al-Qoyum PPTQ Assahil, dengan harapan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai program studi dan jalur penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Sosialisasi diawali dengan perkenalan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA). Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan siswa kelas XII dan santri dari PPTQ Assahil, yang terlihat antusias mengikuti pemaparan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini merupakan langkah strategis untuk menarik minat siswa terhadap pendidikan tinggi, khususnya di bidang keilmuan Islam.
Pengenalan Program Studi untuk Calon Mahasiswa
Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Kiki Muhammad Hakiki, M.A., selaku Ketua Program Studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir FUSA, menjelaskan dengan jelas berbagai keunggulan dan prospek yang ditawarkan oleh program studi ini. Ia mengungkapkan bahwa mahasiswa tidak hanya akan dibekali pengetahuan tentang teks-teks klasik Islam, tetapi juga keterampilan analisis kontekstual dalam menghadapi isu-isu masyarakat modern.
Dalam penjelasannya, Dr. Kiki menekankan pentingnya mahasiswa memahami ajaran Islam secara holistik. Dengan studi yang komprehensif, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan teori saja tidak cukup; mahasiswa juga perlu dapat mengimplementasikan ilmunya untuk kebaikan umat dan masyarakat luas.
Mendorong Generasi Peduli dan Berakhlak Mulia
Dr. Kiki memberikan motivasi kepada para siswa untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, terutama yang memiliki akreditasi baik. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan investasi masa depan yang sangat berharga. Ia mendorong siswa untuk menjadi generasi yang tidak hanya berpendidikan tinggi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu berkontribusi positif kepada masyarakat.
Kepala SMA Assahil, Fika Auna, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa sosialisasi ini sangat vital dalam membuka wawasan siswa terkait pilihan pendidikan ke depan. Ia berharap, siswa akan lebih termotivasi untuk melanjutkan studi di bidang keilmuan keagamaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam konteks pendidikan, Guru SMA Assahil, Asep Perdiansyah, juga mendukung penuh kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa pendidikan tinggi seharusnya tidak hanya difokuskan pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Hal ini sangat penting agar para siswa tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Selama sosialisasi berlangsung, terlihat para peserta sangat antusias. Mereka aktif bertanya tentang berbagai aspek, mulai dari jalur seleksi masuk, sistem perkuliahan, hingga beasiswa yang tersedia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang lengkap dan menyeluruh kepada calon mahasiswa agar mereka dapat menentukan pilihan pendidikan yang tepat.
UIN RIL berharap melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pesantren seperti PPTQ Assahil, mereka dapat menjangkau calon mahasiswa potensial lebih luas. Sosialisasi ini diharapkan dapat menginspirasi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi keagamaan yang berkualitas.
Akhirnya, dengan informasi yang jelas tentang program studi dan proses pendaftaran, diharapkan calon mahasiswa dapat merencanakan langkah pendidikan mereka dengan lebih baik menuju tahun akademik 2026. Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan motivasi para siswa untuk mencapai cita-cita mereka.







