Pertandingan menarik tersaji dalam lanjutan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan dua tim, Bali United dan Semen Padang. Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini berakhir dengan skor imbang 3-3. Hujan gol yang tercipta sepanjang pertandingan menjadikan duel ini semakin menarik untuk disaksikan.
Dalam laga ini, berbagai momen klimaks membuat penonton terpesona. Apakah hasil imbang ini mencerminkan kekuatan kedua tim yang sebenarnya? Ataukah ini menandakan bahwa peluang masih terbuka bagi setiap tim untuk memperbaiki posisi di klasemen?
Kedramatisan di Awal Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan intensitas yang tinggi. Semen Padang, yang datang sebagai tim tamu, tampil agresif dan mengejutkan pendukung Bali United. Lima menit pertama menjadi awal yang baik bagi Semen Padang ketika Angelo Meneses berhasil memanfaatkan umpan dari Kianz Froese untuk membuka skor, menjadikannya 0-1.
Pascagol tersebut, Bali United berusaha untuk bangkit, namun justru kembali kebobolan pada menit ke-12. Jaime Giraldo, bek anyar Semen Padang, mencetak gol kedua melalui sundulan akurat yang didapatkan dari sepak pojok. Keunggulan ini bertahan hingga turun minum dan menempatkan Bali United dalam posisi tertekan.
Kebangkitan dan Penyesalan Bali United
Memasuki babak kedua, pelatih Bali United, Johnny Jansen, melakukan perubahan strategi yang berdampak positif. Setelah beberapa serangan yang dilakukan, tuan rumah akhirnya berhasil mencetak gol pertama mereka pada menit ke-54, berkat Jens Raven yang menunjukkan ketenangan untuk menjebloskan bola ke gawang lawan. Gol tersebut menjadi momen berharga bagi Raven, yang mencatatkan namanya di papan skor untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.
Momentum terus berkembang ketika Mirza Mustafic mencetak gol kedua untuk Bali United di menit ke-68 dengan tembakan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Tim tuan rumah melanjutkan tekanan dan secara mengejutkan berhasil berbalik unggul 3-2 melalui aksi individu brilian Thijmen Goppel pada menit ke-75.
Drama Akhir yang Mendebarkan
Namun, kegembiraan suporter Bali United tidak bertahan lama. Pada menit ke-79, Ripal Wahyudi melepas sepakan keras yang menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Laga semakin panas di sepuluh menit terakhir saat Semen Padang kembali mencoba mencetak gol. Momen tersebut nyaris menghadirkan gol bagi tim tamu, tetapi wasit menganulirnya karena dianggap terjadi pelanggaran.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap menunjukkan hasil imbang 3-3. Hasil ini membuat Bali United tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 28 poin dari 18 laga. Sementara itu, Semen Padang masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi, menempati posisi ke-16 dengan 11 poin.
Susunan Pemain:
Bali United: Mike Hauptmeijer (GK); Bagas Adi, R. Tsouka, Made Andhika, Ricky Fajrin; Mirza Mustafic, Teppei Yachida, Brandon Wilson; Thijmen Goppel, Irfan Jaya, Jens Raven.
Semen Padang: Teguh Amiruddin (GK); Jaime Giraldo, Angelo Meneses, Frendi Saputra, Dodi Alexvan; Ripal Wahyudi, Kianz Froese, Bruno Dybal; Firman Juliansyah, Cornelius Stewart, Ikechukwu Ngwoke.






