Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan gerakan koperasi di wilayah pedesaan. Dalam audiensi yang diadakan oleh pengurus dan panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Lampung, beliau menyampaikan harapannya untuk memperkuat ekonomi di daerah tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada tanggal 6 Oktober 2025, Gubernur Djausal menekankan pentingnya koperasi sebagai pendorong utama ekonomi rakyat, khususnya di kawasan pedesaan. Kesempatan ini mengangkat tema pentingnya kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat untuk memajukan perekonomian lokal.
Dukungan untuk Koperasi dan Ekonomi Pedesaan
Saat menanggapi rencana Muswil Dekopinwil Lampung, Gubernur menyatakan, “Saya mendukung penuh Muswil Dekopinwil Lampung. Gerakan koperasi merupakan prioritas yang disampaikan oleh Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi nasional, terutama di wilayah pedesaan.” Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan sektor ini melalui kebijakan-kebijakan yang pro-koperasi.
Ketua Dekopinwil Lampung, Juniansyah, menambahkan dalam kesempatan tersebut bahwa Muswil akan dilaksanakan pada 22–23 Oktober 2025 di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur. Kegiatan ini diharapkan dihadiri oleh para menteri, ketua umum, serta perwakilan dari berbagai daerah, termasuk Riau dan Jawa Barat. Kehadiran mereka sangat penting untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar koperasi di seluruh Indonesia.
Agenda Musyawarah dan Transformasi Koperasi
Muswil ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, tetapi juga merupakan forum untuk merumuskan rencana kerja yang jelas untuk lima tahun ke depan. Dalam rencana musyawarah tersebut terdapat empat agenda utama, yaitu laporan pertanggungjawaban, perumusan rencana kerja, pemilihan ketua baru, dan penetapan kepengurusan.
Ketua Panitia Muswil, Umar Bakti, menyatakan bahwa persiapan acara berjalan dengan lancar berkat dukungan dari Dinas Koperasi dan UKM bersama pemerintah daerah. “Kami optimis acara ini akan berlangsung sukses. Laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya akan menjadi titik awal refleksi untuk memajukan koperasi di masa depan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa dukungan dari koperasi primer dan sekunder di Lampung sangat penting untuk keberhasilan agenda ini.
Dari sisi pengurus koperasi, banyak yang menganggap Muswil kali ini krusial dalam memperkuat gerakan koperasi lokal. Salah satu contohnya adalah keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang berusaha aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa sekitar. Feedback positif dari anggota koperasi mencerminkan adanya harapan besar terhadap perubahan yang akan terjadi dari hasil musyawarah ini.
Dengan dukungan semua pihak, diharapkan Muswil dapat menjadi momentum untuk memulai langkah-langkah konkret dalam meningkatkan ekonomi pedesaan melalui adanya jaringan koperasi yang lebih kuat dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah kesempatan emas bagi semua pelaku koperasi untuk menyatukan visi dan misi yang lebih terarah.
Pada akhirnya, gerakan koperasi yang kuat akan berkontribusi tidak hanya pada pengembangan ekonomi lokal, tetapi juga pada penguatan solidaritas antar warga. Hal ini penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera di masa yang akan datang. Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan setiap individu dapat terlibat aktif dalam usaha memajukan dan memperkuat fondasi ekonomi di desa masing-masing.







