Inter Milan berhasil meraih kemenangan penting dalam laga melawan Cremonese di pekan ke-23 Serie A 2025/2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada Minggu malam (1/2/2026) dan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu. Hasil ini semakin mengokohkan posisi Inter di puncak klasemen Liga Italia dengan 55 poin dari 23 pertandingan.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Inter, terutama karena mereka kini unggul delapan poin dari rival sekotanya, AC Milan, yang akan bertanding melawan Bologna beberapa hari kemudian. Kemenangan atas Cremonese bukan hanya menambah poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang pertandingan-pertandingan penting di masa mendatang.
Analisis Pertandingan yang Dramatis
Sejak awal pertandingan, Inter Milan menunjukkan dominasi dengan penguasaan bola yang solid. Upaya ofensif mereka membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika Federico Dimarco melakukan tendangan sudut. Lautaro Martinez, sang kapten, berhasil mengungguli lawan dalam duel udara dan menyundul bola ke pojok gawang Cremonese. Gol ini menjadi pencapaian penting bagi Lautaro, yang mencetak gol ke-170 untuk klub, mendekati rekor klub.
Setelah gol pertama, Inter tidak mengendurkan penyerangan mereka. Pada menit ke-31, Piotr Zielinski menambah keunggulan dengan tendangan jarak jauh yang luar biasa. Bola meluncur deras ke gawang dan mengubah skor menjadi 2-0. Penguasaan dan intensitas permainan Inter menunjukkan bahwa mereka siap untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Liga Champions mendatang.
Kondisi Tim dan Pengaruh Kemenangan
Kemenangan ini memberi Inter momentum positif, tidak hanya di liga domestik tetapi juga dalam persaingan di Liga Champions. Pelatih Cristian Chivu mengungkapkan rasa puas atas performa anak asuhnya. Dengan statistik penguasaan bola mencapai 69 persen dan 15 tembakan selama pertandingan, Inter menunjukkan dominasi yang jelas.
Sementara itu, posisi Cremonese semakin sulit di papan klasemen. Meski berusaha memberikan perlawanan, mereka tidak mampu mencetak gol dan hanya memiliki sedikit peluang. Usaha Federico Ceccherini dan Alessio Zerbin yang hampir membuahkan hasil menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi, tetapi keberuntungan belum berpihak kepada mereka. Dengan hanya 23 poin, Cremonese terancam terdegradasi jika tidak segera meningkatkan performa mereka.
Susunan Pemain:
Cremonese (3-5-2): Emil Audero; Federico Ceccherini, Mikayil Faye, Matteo Bianchetti; Romano Floriani Mussolini, Youssef Maleh, Alberto Grassi, Jari Vandeputte, Alessio Zerbin; Federico Bonazzoli, Milan Djuric.
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Benjamin Pavard, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Matteo Darmian, Davide Frattesi, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Lautaro Martinez, Marcus Thuram.






