Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, sebuah rumah sakit di Lampung Tengah menggelar acara Virtual Run yang dinamakan Super Ramli Heart Race 2025. Acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk tidak hanya berolahraga tetapi juga berkontribusi dalam membantu sesama yang membutuhkan, terutama penderita penyakit jantung.
Acara ini diadakan dari tanggal 10 Oktober hingga 9 November 2025 dan berlangsung meriah di area Car Free Day Tugu Canang, Kecamatan Gunungsugih pada 12 Oktober. Dengan ratusan peserta yang ikut serta, mulai dari komunitas lari hingga masyarakat umum, acara ini menunjukkan semangat kolektif yang luar biasa dari berbagai kalangan dalam mendukung kesehatan jantung.
Pesan Kemanusiaan Melalui Olahraga
Sebagai Ketua Pelaksana acara, Yana Putri mengungkapkan bahwa Virtual Run ini menjadi platform untuk mempromosikan olahraga sekaligus kepedulian sosial. Setiap kilometer yang ditempuh peserta akan dikonversi menjadi donasi bagi penderita penyakit jantung yang membutuhkan. Ini adalah kesempatan bagi semua peserta untuk tidak hanya berfokus pada kebugaran fisik, tetapi juga pada kontribusi sosial.
“Setiap langkah peserta menjadi bentuk kepedulian. Semangat ini yang ingin kami sampaikan, bahwa olahraga dapat membawa manfaat bagi sesama,” ujarnya penuh semangat. Dengan tema Super Ramli Heart Race, rumah sakit tersebut menekankan komitmen untuk memberikan pelayanan yang ramah dan peduli, tidak hanya dalam ranah kesehatan tetapi juga dalam aktivitas sosial.
Antusiasme dan Kegiatan Menarik
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, bersama Wakil Bupati I Komang Koheri. Selain lari santai, berbagai kegiatan menarik juga diselenggarakan, seperti sesi pemanasan, booth kesehatan, hingga pembagian doorprize yang meningkatkan antusiasme peserta. Kegiatan ini bukan hanya menjadi arena berolahraga, tetapi juga tempat untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan jantung dan pentingnya gaya hidup sehat.
Yana menegaskan bahwa acara Virtual Run ini bertujuan untuk menjadi pengingat bahwa kebugaran fisik tidak terbatas pada ruang dan waktu. “Dengan berpartisipasi dalam acara ini, masyarakat dapat menjaga kesehatan dan dalam waktu yang sama, berkontribusi pada aksi kemanusiaan,” tegasnya.
Melalui langkah-langkah kecil yang diambil oleh setiap peserta, diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi mereka yang membutuhkan. “Dengan Virtual Run ini, kami ingin menghubungkan kesehatan dengan kepedulian. Dapat sehat sekaligus membantu sesama,” tutup Yana, memberikan harapan yang optimis untuk masa depan.







